Senin, 25 Mei 2009

Mengapa Saya Pingsan?

Penelusuran gambar google/daviantArt
Bagaimana rasanya pingsan ditengah kerumunan orang? Mungkin ada bermacam-macam pengalaman orang yang pingsan tanpa sebab yang jelas. pengalaman yang ada dibagian bawah halaman ini hanyalah salah satu contoh saja. Bahwa rupanya cukup fatal juga kalau kita sering pingsan tiba-tiba. *
Berikut sumbangan dari teman kita yang pengasih yang pernah mengalami hal serupa:

Dokter mau memeriksa tekanan di mata saya, maka ia harus menyentuh bola mata saya dengan sebuah alat. Saya sudah tahu apa yang bakal terjadi, selalu begitu. Halnya sama jika seorang perawat mengambil darah saya dengan jarum suntik. Kadang-kadang membicarakan tentang luka saja bisa menimbulkan efek yang sama—saya pingsan.

Menurut sebuah laporan dari Kanada, sekitar 3 persen dari antara kita sering pingsan apabila berada dalam situasi tertentu seperti yang disebutkan diatas. Jika Anda salah seorang di antaranya, Anda mungkin sudah berupaya keras agar tidak pingsan, tetapi gagal. Anda bisa jadi telah mencoba pergi ke kamar mandi agar tidak pingsan di muka umum. Tetapi, itu bukan ide yang bagus. Anda bisa saja tiba-tiba pingsan dan cedera sewaktu menuju ke sana. Setelah sering kali mengalami reaksi ini, saya memutuskan untuk mencari tahu penyebabnya.

Setelah berkonsultasi dengan seorang dokter yang informatif dan memeriksa beberapa buku, saya tahu bahwa serangan itu disebut reaksi vasovagal.# Diperkirakan reaksi ini adalah kelainan fungsi sistem tubuh yang biasanya mengatur sirkulasi darah, misalnya saat Anda berganti posisi dari duduk kemudian ber diri. (bagi beberapa orang, ini mungkin di alami dengan reaksi pusing atau vertigo saja)

Dalam situasi tertentu, misalnya ketika Anda melihat darah atau ketika mata Anda diperiksa, sistem saraf Anda secara spontan bertindak seperti ketika Anda sedang berbaring, padahal Anda sedang duduk atau berdiri. Mula-mula, jantung Anda berdetak lebih cepat karena khawatir. Lalu, denyut nadi melambat secara drastis dan pembuluh darah kaki Anda membesar, atau melebar. Akibatnya, pasokan darah ke kaki bertambah tetapi yang ke kepala berkurang. Otak pun kekurangan oksigen, dan Anda pingsan. Bagaimana mencegahnya?

Palingkanlah mata Anda sewaktu darah Anda sedang diambil, atau berbaringlah selama prosedur tersebut. Sebagaimana telah disebutkan, persis sebelum reaksi vasovagal mulai, ada tanda-tanda peringatan yang seringkali Anda dapat kenali. Jadi, biasanya ada waktu untuk bertindak sebelum Anda pingsan. Banyak dokter menyarankan agar Anda berbaring dan menaikan kaki pada kursi atau dinding. Dengan demikian, darah tidak akan mengalir secara berlebihan ke kaki sehingga Anda tidak jadi pingsan. Beberapa menit kemudian, Anda mungkin merasa lebih baik.
Informasi ini telah membantu saya; semoga kiranya Anda pun terbantu karena bisa mengenali tanda-tanda munculnya reaksi vasovagal. Jadi, Anda dapat langsung bertindak dan menghentikan sebelum itu terjadi.—sumbangan dari penulis yang dimuat oleh Awake!





_______
catatan kaki

* Sebuah pengalaman yang saya ambil dari situs ini :
Sudah sejak usia belasan tahun saya mengenal rasanya pingsan. Pertama kali pingsan karena nggak tahan menahan sakit bulanan. Jadi dulu paling tidak sebulan sekali saya kolaps. Tapi seiring bertambahnya usia, malah tambah sering. Penyebabnyapun jadi bermacam macam. Yang jelas, saya akan mudah kehilangan kesadaran kalau sakit perut (mules, kembung,dll), berdiri lama tanpa ada kerjaan (nggak ada teman ngobrol), ketakutan, kaget, dan melihat darah.

Pengalaman pingsanpun bermacam macam. Paling sering dikamar mandi, tapi sering juga di tempat umum. Saya pernah jadi tontonan karena pingsan sewaktu jalan jalan sendirian di sebuah mall di Jakarta. Untung deket pos satpam, jadi nggak ada barang yang hilang..cuma muka hilang karena maluu...Pernah juga ambruk di kereta api Kyoto-Osaka selagi mau janjian dinner suami. Untungnya pas sadar kok pas di stasiun tujuan, coba kalo keterusan, sudah pasti saya tersesat soalnya railway osaka ruwet sekali. Tidak ada seorangpun yang menolong, cuma seorang laki2 bertanya "Daijobu desu ka?" (anda nggak apa apa?"), yang lain cuek aja. Mungkin dikiranya saya lagi mabuk habis minum minum. Lucunya, saya juga pernah kolaps waktu ngantri beli makanan, hasilnya saya yang didahulukan..he..he..

Karena sering sekali, saya sudah hapal benar tanda2 mau pingsan. Biasanya terdengar suara mendenging, keringat dingin, kuku membiru, dan pusing 7keliling. Kalau sudah ada tanda tanda ini saya segera berbaring atau meletakkan kepala dibawah agar tidak jatuh. Tapi tetap aja kadang sang pingsan ini datang begitu cepat. Yang paling parah, kepala saya pernah bocor waktu pingsan terjerembab di tempat sampah dan mata saya pernah robek kena pinggiran lantai. Karena itu sebelum pergi biasanya saya makan dulu, membawa "perbekalan", permen, minuman, dan minyak kayu putih. Alhamdulillah, belakangan sudah jarang sekali kejadian. Terakhir pingsan di Tampines mall gara2 sakit perut kebanyakan makan cabe di Food Culture.

Siang itu, ada telfon dari sekolah, saya harus datang ke sekolah karena Aya pingsan waktu upacara...

Saya jadi kuatir, mungkin nggak siy, penyakit ini bisa menurun?


# "Vasovagal" memaksudkan sesuatu yang terjadi atas pembuluh darah pada saraf panjang yang disebut saraf vagus. Kata latin vagus berarti "mengembara".


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Follower